Dia bilang akan pulang bersama saya siang nanti dan saya hanya menatapnya saja dengan sedikit memiringkan kepala yang berarti tanda sepakat dengannya. Aku yang bertubuh kecil dengan jaket sporty kebesaran dengan logo “Orlando Magic” di sebelah kiri atas selalu menginginkan rompi militer yang selalu dikenakannya dengan gagah sekali. Badannya kurus, putih, tinggi dengan rambut poni [...]
Archive for the ‘Rendezvous’ Category
Hari Ini menjadi Hari Itu
Posted in Rendezvous on May 14, 2009 | 1 Comment »
Tidak Suka Bandara
Posted in Rendezvous on January 22, 2009 | 5 Comments »
All my bags are packed, I’m ready to go
I’m standin’ here outside your door
I hate to wake you up to say goodbye
~”Leaving On A Jet Plane” – Chantal Kreviaczuk
Aku tidak suka bandara, karena disana seringkali kutemukan kesedihan..
Di Hari Minggu Malam
Posted in Rendezvous on November 16, 2008 | 5 Comments »
Minggu malam itu adalah sunyi, ketika toko-toko sudah tutup, ketika anjing bersahut-sahutan namun dia berjalan dengan setengah tenaganya yang tersisa Ketika itu dia hanya duduk didepan macbook, memandang wajahnya sendiri yang sudah berminyak dengan mata merah karena udara dingin diluar, sempat gerimis. Di depan cermin dia menoleh sesaat kearah televisi, tapi yang ia lihat melulu [...]
Kayu Bakar dan Sebuah Pisang
Posted in Rendezvous on September 22, 2008 | 4 Comments »
Syahdan, tempat ini merupakan tempat yang terkenal seantero Indonesia. Tempat dimana seorang anak jawa mengenyam pendidikan menjadi insinyur sipil hingga menjadi presiden pertama Indonesia. Tempat ini asri karena dikelilingi pepohonan, sejuk karena terletak di Bandung utara. Dia menjadi saksi dua masa kolonial dengan dua nama yang berbeda, Technische Hooge School (THS)” te Bandoeng dan Bandung Kogyo Daigaku. [...]